Satu Skala Digital

Blog Tes 2 Joss

Nabi Nuh adalah salah satu nabi pertama yang diutus Allah kepada umat manusia. Ia diutus kepada kaumnya yang saat itu telah banyak menyimpang dari ajaran tauhid. Mereka menyembah berhala dan melakukan berbagai kemaksiatan.

Selama 950 tahun, Nabi Nuh berdakwah dengan penuh kesabaran. Ia mengajak kaumnya untuk menyembah Allah Yang Maha Esa dan meninggalkan berhala. Dakwah dilakukan siang dan malam, secara terang-terangan maupun sembunyi-sembunyi. Namun, hanya sedikit sekali yang mau beriman. Sebagian besar kaumnya justru mengejek dan menolak ajarannya.

Karena kaum Nabi Nuh tetap ingkar dan berbuat zalim, Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk membuat sebuah bahtera (kapal besar) di atas petunjuk-Nya. Kaumnya semakin menertawakan beliau karena membuat kapal di daratan yang kering.

Ketika waktu yang ditentukan tiba, Allah menurunkan banjir besar. Air memancar dari bumi dan turun dari langit hingga menenggelamkan seluruh kaum yang ingkar. Nabi Nuh menaiki kapal bersama orang-orang beriman dan sepasang dari setiap jenis makhluk hidup.

Salah satu ujian terberat Nabi Nuh adalah ketika anaknya sendiri menolak beriman dan tidak mau naik ke kapal. Anak tersebut akhirnya tenggelam dalam banjir, menjadi pelajaran bahwa iman tidak diwariskan, tetapi harus diyakini.

Setelah banjir surut, kapal Nabi Nuh berlabuh di Gunung Judi. Nabi Nuh dan pengikutnya memulai kehidupan baru sebagai generasi yang beriman kepada Allah.


Hikmah dari Kisah Nabi Nuh

  • Kesabaran dalam berdakwah dan berbuat kebaikan
  • Ketaatan kepada Allah adalah kunci keselamatan
  • Hidayah hanya milik Allah
  • Hubungan keluarga tidak menjamin kesela

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *